Wednesday, March 14, 2012

Love Stories

Ini bukan kisah cinta pasangan - pasangan paling romantis yang dunia punya. Bukan kisah cinta Romeo - Juliet, Laila - Majnun atau kisah cinta Nabi Muhammad dan Aisyah. Hanya sebuah kisah cinta sederhana yang sangat berkesan bagi yang mengalaminya. Bukan seribu kisah cinta monyet jaman SMP dan satu kisah cinta yang tak terlupakan saat SMA. Lebih jauh dari itu.. Kisah cinta memilih pendamping hidup. Bukan kisahku tapi kisah - kisah orang terdekatku. Kisah yang suatu saat nanti akan aku alami. Disini aku belajar, betapa lama atau tidaknya suatu hubungan perkenalan sangat sangat gak menentukan apakah dia jodoh kalian atau bukan nantinya.

Contohnya kakakku, dia udah beberapa kali pacaran dari mulai polisi, orang biasa, sampe apoteker. Teringat juga saat aku konser gitar ia dateng sama pacarnya sebutlah bang 'F'. Sering banget mereka jalan dan aku tau mereka pacaran. Cowoknya loyal banget, kakakku dibeliin jam, saat lebaran satpam rumah dikasih parcel, dan ia pun berasal dari kalangan yang cukup terpandang. Tapi, selama apapun hubungan yang mereka jalani ga akan pernah sampe ke pelaminan karena kakakku sekarang udah nikah. Bukan dengannya tapi dengan orang yang ia kenal ga berapa lama setelah putusnya hubungan nya dengan Bang F karena sesuatu hal yang ayahku ga ngizinin  mereka buat nikah. Dengan suaminya ini, kakakku hanya kenal 3 bulan dan langsung nikah. Waktu itu mama shock banget karena ngiranya kakakku bakalan nikah sama Bang F tapi ternyata bukan. 
Beda lagi sama kaka sepupuku yang pacaran selama tujuh tahun dari SMA dan bahagianya berakhir di pelaminan.

bersama Ka Anti
Selanjutnya yang masih buat tercengang adalah kisah cinta Murabbiah aku. Gatau dari kapan mereka saling mengenal, kapan beliau di khitbah dan kapan prosesnya, sangat - sangat ga diketahui. Aku baru dikasih tau bahwa beliau akan menikah satu minggu sebelumnya. Kaget, seneng, terharu, campur aduk. Ga nyangka aja kalo yang selama ini aku liat beliau hanya sibuk ngisi Liqo dan kerja tapi ternyata dibalik itu semua beliau udah mempersiapkan kehidupan barunya. Apalagi mengetahui kalo suami beliau adalah tentara dan kemungkinan beliau bakal ikut suaminya ke Ambon, ngebuat aku semakin sedih. Semua berjalan begitu cepat. Apalagi aku termasuk anak yang bandel buat liqo... ingin rasanya mengulang waktu ke belakang lagi buat lebih menyanyangi murabbiah ku itu ~ 
Air mata ini sempet ampir netes waktu aku dateng dan menyalami beliau, dari matanya pun terlihat berkaca - kaca. Ternyata, sebandel apapun binaannya ini jika ngeliat beliau bahagia ia akan menyambutnya dengan kebahagiaan juga :')

Itulah cinta gatau kapan mulai dan kapan berakhir, bagaimana mulainya dan bagaimana akhirnya. Mungkin saat ini kau merasa senang tapi siapa yang tahu sedetik lagi kau akan merasakan sebuah kehilangan? Gimana rasanya orang yang udah lama merajut cinta tapi diambil sebegitu cepatnya rasa cinta dari mereka hingga tak tersisa setitikpun? Apa kau pernah memikirkan ia benar - benar yang terbaik untukmu? Pendampingmu sampai tua? Sampai satu diantara kalian pergi ?

Cinta yang sebenarnya yaitu Cinta yang datang dari Allah dan kembali hanya pada Nya. Cinta karena Allah. Allah yang ngasih cinta itu dan kita harus siap kapanpun rasa itu diambil dan percayalah Allah memberikan jalannya yang terbaik untuk perjalanan cinta kita. 
Tetap yakin bahwa rencana Allah lebih indah dari apapun juga kawan :D

No comments: