Bukan barang baru lagi jika demonstrasi dilakukan di negeri ini. Orang - orang pun tak heran jika setiap demonstrasi dilakukan secara anarkis dan berakhir rusuh. Dan bahkan menelan korban jiwa baik dari pihak demonstran atau pihak polisi.
Hari ini tepat tanggal 1 April 2012 hari dimana harusnya harga Bahan Bakar Minyak ( BBM ). mengalami kenaikan. Dan, beberapa hari sebelum itu sudah banyak digelar aksi demonstrasi hampir di seluruh pelosok tanah air.
Jika kita mengamati apakah cara penyaluran aspirasi rakyat ini efektif atau tidak secara jujur saya harus berkata TIDAK!. Demonstrasi bukanlah salah satu jalan yang efektif dan efisien untuk penyampaian aspirasi jika ujung - ujungnya adalah sikap anarkis yang merugikan. Pembakaran mulai dari ban bekas, mobil, dan pengrusakan berbagai fasilitas umum lainnya yang tidak berhubungan dengan issue kenaikan BBM hanya akan menimbulkan kerugian semata.
Pernah denger beberapa hari terakhir ini para demonstran merusak pagar TOL? Ya! itu hanya salah satu contoh potret klasik yang sering terjadi saat demo. Imbasnya bukan hanya kerugian yang diderita tapi juga terror keamanan yang mendera masyarakat.
Selain itu , aksi demonstrasi yang dilakukan sekarang ini kurang jelas tujuannya. Sebenarnya mereka ingin agar BBM tidak naik atau SBY turun? Apakah dibalik ini semua terdapat sebuah konspirasi parpol mengingat akan digelarnya pemilu sebentar lagi.
Dan sekarang pertanyaannya adalah apakah masyarakat mendukung aksi demonstrasi anarkis yang tidak efektif ini ?
Disinilah peran para wakil rakyat sangat menentukan. Dari hasil sidang para wakil rakyat akhirnya menghasilkan sebuah keputusan yakni penundaan kenaikan BBM dari 1 April hingga batas waktu tertentu.
Dari hasil sharing dengan guru ekonomi saya, jika memang BBM harus naik ya naikkanlah. Coba berlaku realistis terhadap keadaan yang ada. Sekarang, harga BBM tidak jadi naik tetapi harga barang - barang lain sudah naik. Jika pemerintah mempercepat kenaikan BBM maka penghasilan masyarakat pun akan menyesuaikan dengan sendirinya. Tapi kenyataannya sekarang BBM ditunda kenaikannya dan penghasilan masyarakat tidak sepenuhnya naik dan terjadilah konflik dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat itu sendiri.
Jika sekarang harga BBM belum naik , dan akan menjadi wacana beberapa bulan ke depan lagi semua kejadian ini - mulai dari demonstrasi anarkis tidak heran akan terulang kembali. Sebenarnya langkah pemerintah menunda kenaikan ini hanya lah sebuah langkah mundur untuk memperlama kemiskinan di masyarakat.
Semoga potret klasik negeriku ini dapat menjadi pelajaran bagi pemimpin Bangsa Indonesia di masa depan. Pemberantasan kemunduran moral lah yang harusnya diselesaikan terlebih dahulu. Sehingga hanya jalan damai , satu - satunya cara yang dapat ditempuh antara rakyat dan penguasa negeri ini tanpa harus mengorbankan keanarkisan dan terror keamanan yang dirasakan masyarakat sipil.
CINTA INDONESIA?!!!
AMBIL LANGKAH PASTI KALIAN ,PARA PEMIMPIN MUDA!
JADIKAN NEGERI INI LEBIH BERMARTABAT DI MUKA DUNIA!
UBAH PANDANGAN NEGATIF MENJADI KEHORMATAN MEREKA TERHADAP KITA!


No comments:
Post a Comment