" We
are as Muslims, should be more concerned, more than any other. So, keep your
desire to know more about #PalestineAlert. .."
Petikan kalimat diatas adalah salah satu tweet dari @DutaSalam
yang cukup membuat saya gerah dengan kenyataan aslinya. Sebagi seorang muslim,
kita seharusnya bisa lebih peduli terhadap isu Palestina. Nasib kemerdekaan
saudara-saudara kita nan jauh disana. Akan tetapi, kenyataannya sungguh miris
karena sebagai mahasiswa pun kita belum seutuhnya bergerak untuk 'memerdekakan'
mereka. Hanya disaat momen - momen tertentu saja kita tergerakkan untuk membela
mereka, hanya disaat - saat tertentu saja kita merasa mereka adalah saudara
kita juga. Ingat : HANYA di SAAT-SAAT TERTENTU saja!! :(
Mengapa saya berani berkata demikian ? Karena saya mengalami itu
sendiri. Saya dulu tidak memahami kenapa saya harus ikut membela Palestina,
kenapa harus repot-repot mengurusi Palestina yang jauh disana sedangkan urusan
sendiri pun saya masih kocar - kacir. Kenapa repot-repot mempedulikan kabar
mereka disana sedangkan keadaan saya hari ini pun belum tentu baik ? Tetapi,
kemudian Allah menyadarkan saya bahwa saya harus ikut membela mereka, harus
ikut mendoakan mereka, yaa .. bahkan hanya dalam bentuk doa. Minimalis memang,
tapi daripada tidak melakukan apa - apa ?.
Lebih jauh lagi, saya sadar bahwa isu Palestina ini tak ubahnya
isu genosida yang dilakukan Nazi. Isu menyangkut kemanusiaan, gak cuma isu
agama atau rasial belaka. Akan tetapi, masiiiih banyaaak orang diluar sana yang
belum memahami keurgensian isu ini. Mereka masih saja antusias dengan kehidupan
pribadi mereka yang terupgrade dengan baik, tapi melalaikan untuk mengupgrade
isu kemanusiaan yang menjadi salah satu tanggung jawab sesama muslim ini -
karena notabenenya kita adalah saudara.. ya.. saudara seiman :)
#SaudaraSelamanya..
'Kegerahan' saya akan kurang pedulinya kita sebagai muslim
dengan isu Palestina ini saya rasakan ketika saya meng-kultweet mengenai
#FreedomPalestine di salah satu akun forum muslim yang saya pegang. Kurang
antusiasme dari para followers, yaa awalnya saya husnudzan saja mungkin tidak
semuanya memperhatikan kultweet malam itu ( padahal kultweet dilaksanakan malam
minggu yang logikanya pasti linimasa sangat ramai berjalan ). Sebelum kultweet
saya mencoba untuk sms ke anak2 pengurus yang lain dengan harapan agar dapat
lebih banyak massa yang berpartisipasi dalam kultweet malam itu, akan tetapi hasilnya
tak memuaskan. Yang berpartisipasi pun hanya sekadar meRT tanpa memberikan
feddback berarti. Ketika saya tanya ke beberapa ukhti mereka menjawab , "
gue belum update lagi, nanti kalo udah update gue baru ngetweet. "
berharap dia bakal ngetweet, saya tunggu sampai akhir kultweet , ia tak
me-ngetweet barang sebiji pun *husnudzan kook :)* . Ukhti yang lain, saat saya
minta untuk ngetweet dengan hashtag #FreedomPalestine ia hanya ngetweet sekali
dan ketika saya tanya ia dengan jujur menjawab bingung mau ngetweet apa lagi..
*kecewa*. Lebih jauh lagi, saya masih gerah kenapa di setiap LDF gak ada
supporting departemen untuk mensupport departemen SPACE SALAM UI ? Ya, minimal
untuk memberikan pencerahan mengenai isu Palestina ini di Fakultas
masing-masing *sekadar saran*, karena selama ini yang saya lihat kalo ga ada
tarikan dari SALAM,mereka cenderung pasif untuk menggerakkan kepedulian akan
Palestina ini.
Miris melihat kenyataan yang ada.Mahasiswa yang begitu lantang
bicara mengenai politik, mengenai mengupgrading diri dan mempersiapkan masa
depan melalui pernikahan yang halal, ternyata kurang peka dengan isu besar
sekelas isu Palestina ini .. Ya.. kawan, saya tidak menyerah. Saya mempunyai
tekad untuk memberi teman-teman saya itu pencerahan mengenai isu Palestina,
mengenai update kabar saudara kita disana, dan 'memaksa' mereka agar lebih
menyadari akan isu besar ini dengan meramaikan linimasa dengan tagar
#FreedomPalestine. Memang hal ini tidak mudah dilakukan, akan tetapi saya akan
berusaha semaksimal mungkin seperti yang dilakukan teman-teman saya di
Dep.SPACE SALAM UI, yang secara tidak langsung 'menarik' saya agar lebih aware
dengan isu kemanusiaan terbesar abad ini :"
Berharap, kedepannya lebih banyak lagi yang peduli mengenai
Palestina, dan yang peduli semakin menyuarakan kepada yang lain agar ikut
memberikan andil terutama untuk sesama muslim yang menjadi kewajiban kita untuk
membantu saudara seiman kita yang sedang berada dalam kedzaliman :)
Semoga semuanya berjalan lebih baik lagi untuk #FreedomPalestine
-Amalita Frantrini N, Ilmu Politik 2012-
No comments:
Post a Comment