Instrumen
pemecah lelah dan penat, walau tak begitu berarti, hanya sebuah curahan pikiran
yang mendera
Waktu yang hampir sama, dini hari..
Pekerjaan yang sama, di depan laptop..
Bahkan..
Lagu pengiring pun sama
Beethoven dengan Moonlight
Sonata – nya masih menemani jari jemari yang menari-nari diatas tuts tuts
keyboard
Bedanya, saat ini Beethoven memasuki bagian
akhir permainan lima belas menit Moonlight
Sonata
Hal itu kembali mengganjal,
Pikiran itu kembali lagi pada ku, padahal
sudah kubuang ke tempat yang seharusnya
Bukan dibuang sepertinya karena aku belum
rela untuk membuangnya
Menyimpan sementara di tempat tersembunyi
Menutupi dengan ilalang dan bahkan membuat
trap untuk mengecoh orang
Entah secerah apa bulan malam ini, aku tak
sempat mendongakan kepalaku ke atas ketika di jalan pulang tadi..
Hanya satu harapanku, semoga bulan tersenyum
pada kami yang memperhatikannya bersama
Semoga ada, entah dibelahan dunia mana pun, dia
yang kurindukan
Semoga tidak lagi mengganjal di hati..
Hanya sekadar tulisan untuk mencurahkan isi hati..
No comments:
Post a Comment