Friday, August 2, 2013

Sapaan di Malam 23 [ PART 1 ]

-Kronologi sebuah Tweet di Malam 23 Ramadhan- 

Ia mengetuk hati, bergetar rasanya
Air mata ini hampir saja menetes
Aku tak tahu siapa yang menyapaku tapi kurasa Ia sedang berbicara padaku malam itu.. 


Bukan sebuah kata yang terlontar melainkan sebuah ketukan hati..

Seorang Alizeti
Sosok itu menari-nari lagi di pikiranku.

Terbayang gayanya memakai jilbab yang unik, gerak-geriknya ketika ia kelimpungan akan sesuatu, pikirannya yang tak dapat ditebak, cara ia berbicara dan menyanggah, ketika ia memanggil nama ku dengan gaya khas kakak yang sangat cinta pada adiknya – yang selalu membawa keceriaan di setiap pertemuan kita – tentunya hanya ia seorang yang memilikinya..

Ia..

Sosok yang membangkitan aku dan tulisan-tulisanku dari mati nya. Jika ia tak ada,maka tak ada pula tulisan ini didepanmu..

Alizeti..
Ia memberiku kejutan melalui seorang Alizeti. Sosok yang Ia izinkan untuk ku kenal, salah satu orang yang tak pernah ada dalam rencana hidupku sampai saat Ia berkata ‘Kejutaaan!’


-Untuk seorang Alizeti dimana pun berada, ‘Aku menyayangimu karena Allah..’-

*
bersambung..



No comments: