Wednesday, August 28, 2013

Lelaki dan Tuhan


“ Siapa yang mengajarkan bahwa aku dan kamu tak boleh bersahabat atau bahkan hanya  berteman ? Berdekatan, bagai Tuhan dengan urat nadi. Bersentuhan seperti seorang ibu yang mengusap derai air mata ketika kau menangis. Siapa yang mengajarkan ? Ayah ? atau Ibu ? atau bahkan Tuhan ? “

 “ Siapa yang bilang jika aku dan kamu mempunyai batasan atas apa yang dinamakan pergaulan ? Ibu mu yang selalu melarang kau untuk pergi malam – “ takut diseret malam yang buas “ kata beliau. Ayah mu yang selalu bilang bahwa masih ada ‘lelaki’ dalam hamparan lelaki di muka bumi . Siapa ? “

“ Adakah yang dinamakan persahabatan? Padahal sejatinya Tuhan tak pernah menyuruh aku dan kamu berdekatan bahkan hampir mengalahkan dekatnya Tuhan dengan ku. Tuhan hanya menyuruhku berdekatan dengan Nya, bersahabat dengan Nya. Bukan dengan kau.”

“ Adakah yang dinamakan cinta ? Padahal sejatinya Tuhan hanya menginginkan cinta tertinggi hanya terpaut pada Nya, pada hatiNya. Jika pun cinta, cintailah ia yang semakin membuatmu cinta padaNya.”

Jadi, apalagi yang dicari kalau bukan sebuah kedekatan yang mendekati mu dengan Tuhan* ? Yang tak akan takut jika malam yang buas menyeret karena ada sebenar-benarnya ‘lelaki’ diantara hamparan lelaki yang membawa mu mendekat pada Tuhan.


Tak perlu takut. 

*Ijonk Muhammad , 'Mendekatimu berarti mendekati Tuhan..'

No comments: