Tuesday, July 9, 2013

Satu Hari

oleh : Amalita Frantrini N, 7 Juli 2013

Selalu ada tempat untuk pulang

Tenanglah, ini rumahmu, nikmati saja apa yang ingin kau lakukan bersama keluargamu.
Hampir dua belas jam aku menghabiskan hari ini bersama mereka kurasa bukan sesuatu hal yang berlebihan. Malahan kurang,menurutku. Eits! Ini bukan soal SALAM, tapi benar-benar keluarga asli ku ya :D.

Kau tau ? banyak sekali hal yang kulakukan selama waktu dua belas jam itu. Beranjak dari rumah ke rumah nenek ke rumah tante kemudian ke rumah tante yang satu lagi ke rumah sakit dan kembali lagi ke rumah. Dan hari ini aku banyak bermain dengan keponakan kecil ku itu, Rezy, yaa walaupun aku dan Ririn membuat kepalanya benjol tapi ia tak marah pada kami, justru ia semakin menunjukkan kelucuan nya.

Kakakku sakit, di akhir hari yang indah ini badannya panas, dan kami harus mengantarnya ke rumah sakit. Lagi-lagi jalan-jalan. Entahlah, aku senang semakin lama mengulur waktu ku untuk pulang ke rumah. Tentu saja keinginan ini beralasan, jika aku sampai di rumah, beres-beres, cuci kaki, gosok gigi, dan tidur,.. paham kan maksudnya? Hari yang indah ini akan berakhir. Aku tau setiap hari akan berputar dan berganti ke hari berikutnya, tapi aku tak ingin mempercepatnya, sudah jalani saja secara biasa atau kau memperlambatnya.
***

Hari ini membuatku berpikir, aku hanya punya satu hati, ia tak kupecah-pecah atau kupotong menjadi beberapa bagian tapi aku tetap dapat merasakan dan membagi cinta ku ke banyak orang. Misteri ini mungkin tak akan terpecahkan sampai kapan pun. Tapi aku bersyukur dengan hal aneh itu. Aku tak perlu merasakan sakit hanya untuk dapat membagi cintaku pada banyak orang.

Kau tau ? Kau akan merasakan sesuatu yang luar biasa pada hati mu jika kau membagi cintamu itu dan berbalik mendapat cinta yang sama besar atau bahkan lebih besar daripada yang kau berikan pada orang lain.

Cinta mereka begitu tulus pada mu. Karena itu lah kau selalu merasakan kehausan cinta mereka, kau tak pernah ingat kapan cinta itu diberikan pada mu saking tulusnya. Untuk itu lah kau memintanya lagi dan lagi. Dan mereka, tidak keberatan untuk membesarkan hati mu. Asalkan kau ingat dan memperhatikan mereka ditengah-tengah kesibukan mu yang menggunung. Kau ingat kapan waktu mu harus pulang ke tempat mereka.

‘ Ingatlah selalu hari ini,
hari dimana kita bercanda ria bersama seakan-akan semua kesulitan itu tenggelam dimakan kebahagiaan keluarga ini,
Ingatlah selalu hari ini,
Hari dimana kau menyempatkan waktu mu untuk pulang dengan setulus hati untuk melepas sejenak beban rindumu yang begitu besar pada mereka..
Ingatlah selalu hari ini,
Saat kau pulang pada mereka dan seolah tak ingin kembali lagi berjuang
Syukuri saja semua yang kau lalui hari ini.
Nikmat terbesar pemilik semesta alam untuk mu dan keluarga mu.. ’

Terakhir, sampaikan salam cinta dari ku untuk keluarga mu kawan (:




No comments: